Rabu, 21 November 2018

Yuk, Belajar Cara Menerjemah Al-Qur'an dengan mudah

                                                Assalamu'alaikum, Annyeonghaseyo..

Bienvenido Akhi wa Ukhti kesayangan Anaa
Kumaha damang? In Syaa Allah baik semuanyaa yaa

     Anaa balik lagi nih buat Antum semua. Di tulisan kali ini In Syaa Allah akan membahas secara singkat mengenai cara menerjemah Al-Qur'an.


              Antum tau gak sih kalo Al-Qur,an itu di dalamnya ada banyak sekali kosa kata. Dan apa Antum sadar kalau kebanyakan dari kosa kata itu sebenernya adalah pengulangan?

               Anaa akan beri tau Antum semuanya kalau menerjemahkan Al-Qur'an itu mudah Antum hanya perlu belajar menerjemahkan Surat Al-Baqarah. Kenapa? karena dalam surat Al-Baqarah terdapat 3.680 kosa kata dan 2.520 diantaranya adalah pengulangan.


Pengelompokan kosa kata di bentuk dengan segitiga. Mengapa? Karena pengerucutannya menuju pada surat dalam Al-Qur'an yang kosa kata barunya semakin sedikit atau bahkan tidak adasama sekali karena sudah di pelajari dalam surat Al-Baqarah.


Kalau Antum semua masih beralasan susah itu Ukhti tak sanggup. Atau harus punya banyak waktu Ukhti tak bisa, atau alasan yang lainnya. Ketahuilah Antum

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
Artinya : Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (Q.S. Al Qamar (54) : 17).

            Kurang apalagi Allah terhadap kita semua Antum? Allah telah mempermudah kita semua. Bahkan Allah telah meyakinkan kita semua apabila mempelajari Al-Qur'an itu mudah baik dari segi membacanya ataupun dari segimenerjemahkannya.

            Dalam hal ini sebagaimana contohnya adalah pengulangan ayat dalam surat Al-Qamar sebanyak 4 kali dan pengulangan kalimat 

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Dalam surat Ar-Rahman yang di ulang sebanyak 31 kali.
Masih kurang yakin, Antum?

        Anaa pernah membaca di satu artikel yang berjudul “Beragama dengan ceria” yang ditulis oleh Prof. Dr. Moh. Ali Aziz dalam website nya terapishalatbahagia bahwa ada cerita seorang penduduk yang semenjak dia masuk Islam, dia tidak pernah makan di siang hari. Lantas Nabi Muhammad SAW.  berkata, “wa man amaraka an tu’adzdziba nafsaka? (Siapa yang menyuruhmu menyiksa diri sendiri?”
       Nabi SAW juga pernah bersabda, “Sungguh, agama itu mudah (yusrun). Siapapun yang mempersulit (pelaksanaan) agama, ia akan kalah. Maka sedang-sedang sajalah kalian (saddidu), berdekat-dekatlah (wa qaribu), dan bergembiralah (wa absyiru), serta mintalah pertolongan Allah di waktu pagi, sore dan sedikit di malam hari” (HR Bukhari dari Abu Hurairah r.a)
       Intinya adalah Allah selalu mempermudah kita Antum sekalian. Allah tidak pernah mempersulit kita sebagai hambanya Antum.
Mungkin banyak dari Antum yang bertanya kenapa Anaa bisa menulis ini semua? Karena Alhamdulillah sekitar tanggal 12 November 2018 Anaa dan teman-teman Anaa di beri kesempatan untuk belajar menerjemahkan dengan mudah oleh lembaga Pembelajaran dan penerjemahan Ilmu Al-Qur'an atau LPPIQ yang di mana lembaga tersebut mengajari bagaimana cara menerjemah Al-Qur'an dengan mudah. Jikalau Antum sekalian ingin belajar langsung atau lebih rinci mengenai penjelasn cara menerjemah Al-Qur'an bisa datang langsung ke Jalan Karah Tama Asri Blok I No. 30 Surabaya.

Cukup sekian tulisan Anaa kali ini semoga bermanfaat dan sampai jumpa di tulisan Anaa selanjutnya..
Wassalamu'alaikum..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar